Jumat, 19 Desember 2014

Culinary : Mudik Asik Ke Surabaya


Setiap mudik ke Surabaya, aku membuat list wisata kuliner. Biasanya panjaaang, tapi tidak terpenuhi semua hahaha sudah kalap duluan rupanya. Jika pagi-pagi pergi ke Pasar Karamenjangan ternyata banyak kuliner khas Surabaya yang bisa aku icip-icip.  Soto, sate klapa, pecel, dan lain sebagainya. Jadi nggak perlu keliling-keliling Surabaya. 





Kenapa namanya Sate Klopo? Karena yang menjadi "bintang" di makanan ini adalah parutan kelapa. Sate klopo ini  disajikan dengan saus kacang dan irisan cabe rawit. Setiap suapan rasaaaa maknyusss. Wajib dicoba bila ingin wisata kuliner di Surabaya.

Wisata kuliner malam hari di sekitaran Universitas Airlangga, paling favorit sego sambel, tempe penyet, es kacang ijo, nasi goreng dokdok (nasi goreng gerobak keliling yang selalu membunyikan suara dok dok) dan bebek pastinya. Paling seru makanan Kaki lima, tetapi tetap memperhatikan higienis atau tidak. 

Sego Sambel, menjadi menu makan malamku. Lokasi dekat dengan rumah mertua yaitu sekitaran Universitas Airlangga. Deretan trotoar berubah menjadi deretan kaki lima dengan berbagai macam jualan. Aku dan suami mencari warung sego sambel yang terlihat ramai hihi. Akhirnya kami putuskan ke sego sambel Se-Ho.



Sego sambal banyak sekali pilihan ikannya (Sebutan orang Surabaya untuk Lauk). Ada Iwak pe, Lele, telur dadar, tahu, tempe dan lainnya. Nggak ketinggalan sambel super pedeeeesss yang bikin keringatan dan bilang "eseee hooo" (mungkin yaaa ini asala nama Se Ho). Menurutku yang paling pas dengan sego sambel adalah es blewah yang super segerrr.



Masih banyak yang belum dicicipi di kota ini. Semoga diberikan kesempatan waktu dan kesehatan untuk kembali lagi ke Kota Pahlawan. Dan untuk kuliner lainnya hanya foto-foto saja yaaaaa semoga tetap menikmati. Tunggu cerita kuliner selanjutnya.







Soto Ambengan Surabaya





Soto Ambengan, soto terkenal asal Surabaya yang berasal dari nama Jalan Ambengan. Di jalan ini, terdapat depot soto yang terkenal. Akhirnya nama Soto Ambengan menjadi khas makanan Surabaya. Bedanya Soto asal Surabaya dengan soto lainnya yang pernah kucicipi adalah bubuk koya, yaitu bubuk halus dari campuran kerupuk udang dan bawang putih yang digoreng. Bubuk koya ini menambah rasa gurih soto yang menjadi lebih enaaak. Semakin banyak koya yang ditambahkan kuahnya akan semakin kental.

Dalam kamus masak-memasakku, gagal sering aku alami dalam membuat soto. Jadi biasanya sudah desperate duluan kalau anak-anak dan suami ingin menu ini. Proses membuat soto cukup panjang meskipun kayaknya simpel. Begitu rasanya nggak memuaskan, jadi agak-agak trauma hahaha lebay yee. Tapi dalam kamusku juga nggak ada kata putus asa jadi pencarian resep soto enak terus berlanjut. Pencarian ini berakhir di resep Mbak Astri Nugraha. Sudah dibuktikan oleh pujian suamiku, yang bilang enaaaak dan berkali-kali minta dibuatkan menu soto. Yeiiii!!!



Soto Ambengan (by : Astri Nugraha)

Bahan:
1 ekor ayam
2 batang serai, ambil putihnya lalu geprek
5 lembar daun jeruk purut
2.5 L air
6 sdt garam
3 sdt gula pasir

Bumbu Halus:
50 gr udang, kupas dan tumis sampai matang (aku sering nggak pakai, tapi memang lebih enak pakai udang)
6 siung bawang merah
5 siung bawang putih
4 ruas kunyit
1 sdt lengkuas bubuk ( aku pakai lengkuas utuh lalu digeprek saja)
2 sdt ketumbar
1 sdt jahe cincang
2 sdt merica bubuk
5 butir kemiri sangrai

Pelengkap: 
Soun
Daun bawang
Seledri
4 butir telur rebus
Bawang goreng
Jeruk nipis
Sambal godog
Kecap manis
Koya

Sambal Godog:
Cabe rawit
2 siung bawang putih
Rebus lalu ulek berserta garam dan diberi air rebusannya sedikit ( aku nggak pake garam)

Cara membuat koya:
Krupuk udang yang telah digoreng, dicampur dengan bawang putih goreng. Lalu dihaluskan.

Cara memasak Soto:
  1. Ayam direbus bersama serai, daun jeruk, garam, dan gula pasir hingga lunak dan matang
  2. Tiriskan ayam, lalu goreng sampai matang kecoklatan, lalu suwir-suwir kasar.
  3. Tumis bumbu halus, lalu masukkan ke dalam kuah. Masak sampai matang.
  4. Sajikan soto dengan pelengkap.



Culinary : Nanny's Pavillion

Ceritanya, aku janjian dengan temen kuliah yang sudah lumayan lama nggak ketemu terus nngobrol yang berisi. Kita janjian di Nanny's Pavillion Gandaria City. Jujur yaaaa tapi malu, baru pertama kali Makan di sini hihihi. Sebenernya sudah pengen banget nyobain makan di sini tapi belum pernah kesampean. 
Yipiii.....
Menu di Nanny's Pavilion ini ala ala western gitu, menawarkan beberapa jenis pasta, wafel, pancake dan minuman yang so refreshing. Aku suka dengan dekorasi di sini bertema klasik, vintage, furniture serba putih, motif bunga-bunga, sangat homey bikin betah mengobrol berlama-lama disini.

Untuk harga makanan dan minumannya berkisar 20ribuan sampe 69ribuan. Next time mau nyobain Nanny's Pavillion yang di Bandung ah, pengen compare rasa, pelayanannya dan ambiencenya.




Lets talk about the food, seperti biasa dimana saja minumnya selalu pesen ice tea hihi. Aku memilih menu baked rice diantara menu pasta (pas lagi laper sih). Semacam nasi mandi gitu rasanya cuman ada udangnya. Terus anakku milih menu blueberry cheese roll pancake, aku sempet nyicipin rasanya enaaak. Rasa cheesenya pas banget ketemu dengan rasa manis blueberry sauce dan dinginnya ice cream. Dan ada satu menu yang sepertinya akan jadi menu favortiku Hot Tuna spaghetti, awww ini syuuuka banget. 








Overall, aku suka dekorasinya, kece buat difoto-foto, pelayanan menyenangkan (secara anakku numpahin minuman 2 kali, waitressnya masih senyum menyapa anak-anak), dan makanannya enaaak. 




Kamis, 18 Desember 2014

Gulai Pakis



Hayo ada yang tahu ini daun apa? yuuuup betul ini daun pakis haji. Kebetulan di tukang sayur, ada sayur ini. Wihhh jadi kangen masakan Mama, gulai pakis. Menurutku, sebenernya gulai ini sama seperti singkong tumbuk, cuma pakis punya rasa dan baunya unik jadi membuatnya istimewa. Biasanya Mama sajikan dengan sambel terasi dan ayam goreng, ikan atau tempe goreng. Duhhh langsung kebayang masa kecil hihihi.

Begitu mau masak langsung Aku telepon Mama untuk tahu bumbunya apa aja. Mamaku bukan termasuk yang ribet dalam bumbu. Jadi biasanya cuma itu-itu saja dan ga terlalu bermain bumbu rempah. Tapi rasanya enaaaak dong. Masakan Ibu mana sih yang nggak dirasa enak buat anaknnya hihi



Bahan :
1 ikat daun pakis
300 ml santan
100 gr udang, buang kulit dan kepalanya
2 cm lengkuas
1 batang serai
2 lembar daun jeruk

Bumbu halus:
3 buah cabai merah keriting (aku nggak pakai, soalnya untuk anak-anak juga)
5 butir bawang merah
2 butir bawang putih
2 cm jahe
1 sdt ketumbar


Cara:
  1. Tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan serai, lengkuas, dan daun jeruk
  2. Kemudian masukkan udang, tumis pula hingga berubah warna.
  3. Masukkan sayur pakis, tumis hingga layu. Tambahkan 
  4. Lalu masukkan santan, masak hingga mengental.
  5. Aduk rata, angkat dan sajikan.




Selasa, 16 Desember 2014

Buttermilk Pancake


Aku dan suami punya resto pancake favorit. Pancakenya lembut banget. Aku suka pesan pancake dengan saus green tea. Hmmm jadi kebayang-bayang deh. Nah pancake ini teksturnya hampir serupa dengan yang sering aku  makan di sana. Resep ini sebenernya dari Martha Stewart. Rahasia kelembutannya ada di buttermilk dan jangan terlalu overmix, cukup diaduk sampai rata aja.



Kay yang minta sarapan menu ini, nggak habis-habisnya bilang enak bun. Ale juga nggak berhenti ngunyah. Alhamdulillaaah lakuuu. Oia resepnya aku pakai yang sudah dimodif   oleh mbak Hesti.

Bahan :
1 cup tepung terigu protein sedang ( sekitar 130 gr)
1 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
1/4 sdt garam
1 1/2  sdm gula pasir
1 butir telur ukuran besar, kocok lepas
130-150 ml buttermilk ( susu cair yang diberi perasan 2 sdm air jeruk nipis lalu diamkan selama 10 menit
2 sdm butter, lelehkan


Cara membuat:
  1. Aduk rata semua bahan kering. Masukkan telur, susu cair, dan butter leleh. Aduk asal rata.
  2. Panaskan wajan anti lengket dengan api sedang. Tuang 1 sendok sayur adonan.. Biarkan sampai berlubang-lubang dan pinggirannya agak kering sekitar 2 1/2 menit.
  3. Balik adonan. Apabila sudah kuning kecoklatan angkat.
  4. Sajikan hangat dengan madu, butter, atau sesuai dengan selera.

Churros


Churros, saat ini camilan yang sedang nghits deh. Ini bukan pertama kalinya aku membuatnya. Aku pernah mencoba bikin, resepnya ada di blogku yang lama. Dulu aku membuatnya dengan cara langsung digoreng, kali ini aku coba dengan didiamkan sebentar di freezer. Hasilnya menjadi lebih cantik. aku juga coba membuat churros bentuk hati tapi belum sempat ke foto. Kay sudah inden duluan, keburu dimakan sama dia. hahaha

Hooo, setelah googling churros ini adalah makanan khas spanyol. Tapi disono menyebutnya Spanish Doughnut. Mungkin karena digoreng kali ya, karena kalau buatku donat itu bulat dan bolong ditengah. Adonannya seperti sus, bedanya kue sus dipanggang, churros digoreng. 

Churros bisa jadi alternatif cemilan di rumah. Bikinnya gampang dan bahannya juga pasti ada di rumah. Anak-anak juga syukkkaaa itu deh yang penting. Bahagianya itu disiniiii.

Churros (Recipe by Ricke Indriani)
Bahan :
250 ml air
50 gr butter/ margarin
1 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
150 gr tepung protein sedang / all purpose flour, ayak
1/4 sdt vanilla
1 butir telur ukuran besar (aku pakai 2 butir yang kecil), dikocok lepas
Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng churros

Bahan taburan
4 sdm gula halus
1/2 sdt kayu manis bubuk

Cara:
  1. 1. Masak air dan butter/margarin, gula, garam hingga mendidih dan butter/margarin meleleh. Matikan api. Masukkan terigu yang sudah diayak dan vanila. aduk cepat. Nyalakan kembali api kecil, aduk-aduk hingga adonan licin dan kalis (tidak menempel di panci). angkat. Biarkan sampai agak hangat.
  2. Masukkan telur, aduk rata menggunakan sendok kayu. Adonan terakhir adalah adonan yang lengket, tetpi tidak terlalu lembek seperti adonan kue sus. Bila adonan masih terasa susah dispuit, tambahkan telurnya menjadi dua karena ukuran telur berbeda-beda.
  3. Masukkan adonan ke dalam piping bag/ kantong segitiga hingga adonan habis.Gunting ujungnya lalu masukkan lagi ke dalam piping bag /kantong segitiga yang sudah diberi spuit bintang ukuran besar.
  4. Panaskan minyak goreng dengan api sedang. spuitkan adonan ke dalam minyak goreng sepanjang 10 cm atau sesuai selera. Goreng sampai kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Atau bisa juga menyemprotkan dulu adonan churros ke atas loyang yang sudah ditaburi tepung terigu tipis, lakukan sampai adonan habis. simpan sebentar di freezer sampai adonan agak mengeras, baru digoreng. Hasilnya menjadi lebih cantik.
  5. Tunggu sampai agak hangat. Baru balut dengan bahan taburan. Sebaiknya jangan saat terlalu panas langsung dibalut karena nanti gula akan meleleh. Atau sajikan dengan coklat leleh.


Kamis, 04 Desember 2014

Mango Ice Cream


Ice cream? yesss please..
Mangga buah favorit anak-anak. Biasanya mereka makan potongan-potongan buah aja. Aku mencoba olah mangga ini jadi cemilan favorit mereka juga. Es krim!! Mereka nggak akan nolak pastinya.
Es krim ini aku pakai resepku disini. Tinggal aku ganti saja buahnya sebagai variasi rasa. Next, enaknya bikin es krim apa laginya?


Rabu, 03 Desember 2014

Homemade Crumbed Calamari


Variasi menu harian penting deh biar yang makan nggak bosen dan yang masak pun juga. Cumi termasuk dalam daftar menu sebulan sekali kayakna hahaha. Aku jarang mengolah cumi, karena nggak ada yang suka menu berbahan dasar ini. Hanya aku yang suka, apalagi cumi item, duh bisa nambah deh. Biasanya cumi aku olah jadi asam manis atau cumi item. Resep ini boleh juga dicoba, renyah kriuk dan pass buat makan siang atau camilan (lho? hihi).



Bahan :
500 gr cumi segar
Tepung Beras
Tepung panir
1 butir telur, kocok lepas

Bumbu Halus:
5 siung bawang putih
Merica butir
2 sdt garam

Cara membuat:
  1. Bersihkan cumi : cabut tentakel, buang kantong tinta, potong dan buang bagian mata. Kemudian, cabut tulang rawan dari badan cumi, kupas kulit cumi, lepaskan bagian sayap. Sisihkan.
  2. Iris-iris badan cumi melintang dengan lebar 0,5-1 cm hingga menyerupai cincin
  3. Cuci irisan cumi hingga bersih. 
  4. Campu bumbu halus dengan cumi, remas-remas sampai bumbu merata dan cumi mengeluarkan busa.
  5. Simpan dalam wadah tertutup dan taruh di kulkas selama 1-3 jam atau semalaman
  6. Siapkan 3 wadah/ mangkok, isi dengan tepung beras, tepung panir dan telur
  7. Balur semua irisan cumi dengan tepung beras. setelah itu masukkan masing-masing ke dalam telur, kemudian gulingkan ke tepung panir.
  8. Goreng hingga berwarna kuning kecoklatan.